Banjarmasin, Kompaspost.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Selatan menjajaki kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan guna memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Penjajakan kerja sama dilakukan melalui audiensi yang dipimpin Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Isnawan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal implementasi inovasi SIGAP PAS (Strategi Kesiapsiagaan Kebencanaan di UPT Pemasyarakatan) sekaligus memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan bencana di lingkungan pemasyarakatan.
Isnawan mengatakan, UPT Pemasyarakatan memiliki tingkat kerentanan terhadap berbagai potensi bencana sehingga diperlukan sinergi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan.
"Kami ingin membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang lebih terstruktur melalui kolaborasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Harapannya, seluruh UPT Pemasyarakatan memiliki standar kesiapsiagaan, mekanisme koordinasi, serta kemampuan mitigasi yang semakin baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana," ujarnya, Minggu (28/6).
Ia menjelaskan, tindak lanjut audiensi tersebut akan diwujudkan melalui penyusunan Nota Kesepahaman sebagai dasar pelaksanaan kerja sama. Kesepahaman itu akan mencakup penyusunan rencana kontinjensi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan simulasi kebencanaan, pertukaran informasi, hingga pendampingan teknis bagi petugas pemasyarakatan.
Menurut Isnawan, melalui SIGAP PAS, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan berupaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan pemasyarakatan agar setiap UPT mampu melakukan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.
"Melalui program SIGAP PAS, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan berupaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan pemasyarakatan sehingga setiap UPT memiliki kemampuan melakukan tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat," katanya.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap petugas, warga binaan, serta aset negara, sekaligus menjamin keberlangsungan layanan pemasyarakatan apabila terjadi bencana alam maupun kondisi kedaruratan lainnya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang adaptif, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko kebencanaan.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar