Jawa Tengah, Kompaspost.com – Tingkat kelulusan tepat waktu masih menjadi tantangan bagi perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu hambatan terbesar yang sering dialami mahasiswa tingkat akhir adalah kesulitan dalam pengolahan data statistik dan penyusunan riset yang sesuai standar akademik.
Fenomena ini seringkali memicu munculnya praktik perjokian skripsi yang ilegal dan berisiko. Menjawab kegelisahan tersebut, Whitecyber, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Ambarawa, Kabupaten Semarang, hadir menawarkan pendekatan baru.
Berbeda dengan layanan konvensional, Whitecyber mengintegrasikan metode Whitecyber Research Framework (WRF) dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk membantu mahasiswa menyelesaikan hambatan teknis riset mereka.
foto doc* : Antika Devi Oktamevea, Lia Nur Khasanah, Rosa Dewi Kinanti, dan Bella Puteri Atsri Najwa
Kombinasi Teknologi dan Pelayanan Humanis
CEO Whitecyber, Faris Dedi Setiawan, mengungkapkan bahwa teknologi saja tidak cukup. Mahasiswa membutuhkan pendampingan yang sabar dan edukatif.
Hal ini terkonfirmasi dari tingginya kepuasan pelanggan di laman Google Review perusahaan tersebut. Hingga Januari 2026, Whitecyber mencatatkan rating 4.8 dari ratusan ulasan organik.
Salah satu pengguna layanan, yang menggunakan nama akun Diary Dara, memberikan kesaksian mengenai pengalamannya melakukan Uji Anova.
"Highly recomen untuk tugas. Aku uji anova 1 jalur. Untuk harga segitu dibantu buat penjelasan sangat ramah dikantong. Pelayanannya juga best banget, sopan ramah, lengkap hasilnya," tulis Dara dalam ulasannya.
Testimoni ini menyoroti bahwa harga terjangkau ("ramah di kantong") dan pelayanan administrasi yang sopan menjadi nilai tambah utama di mata mahasiswa, selain aspek teknis analisis data.
Layanan Terintegrasi (One Stop Solution)
Selain analisis statistik menggunakan tools seperti SPSS, SEM AMOS, dan NVivo, Whitecyber juga menyediakan layanan pendukung integritas akademik lainnya.
"Banyak juga jasa dan pelayanan jenis lain selain uji analisis, semacam cek plagiat, ketik, merapikan dokumen," tambah Dara dalam ulasannya.
Layanan cek plagiasi (Turnitin) dan formatting dokumen menjadi krusial mengingat ketatnya syarat administrasi kampus saat ini.
Legalitas dan Kepercayaan Publik
Sebagai bentuk komitmen terhadap legalitas, Whitecyber telah berbadan hukum resmi. Reputasi perusahaan ini juga semakin menguat setelah diliput oleh berbagai media nasional seperti Detik.com dan RRI, menjadikannya rujukan terpercaya bagi mahasiswa tidak hanya di Jawa Tengah, namun juga dari berbagai kota besar di Indonesia.
Bagi mahasiswa yang membutuhkan asistensi riset yang legal, edukatif, dan berbasis teknologi, Whitecyber dapat diakses melalui situs resmi mereka.
Info Lebih Lanjut: 🌐 Website: whitecyber.co.id






Tidak ada komentar:
Posting Komentar